Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2019

Yang Fana adalah Kamu

Yang fana adalah kamu. Selebihnya, matilah aku: memungut semua hal yang kamu bilang tak ada gunanya, merangkainya sedemikian rupa sampai pada suatu pagi aku lupa untuk siapa, atau apa, atau mengapa “Tapi, yang fana adalah kamu, bukan?” tanyamu. Sedari awal aku tak pernah ada di mana-mana. 2 Februari 2019 ____________________________________________ Sebuah study membuat puisi pastiche berawal dari perasaanku yang selalu janggal memikirkan "Yang Fana Adalah Waktu" oleh Sapardi Djoko Damono, dimuat di Perahu Kertas, Kumpulan Sajak, 1982 .

Ada di Instagram: Ruang Tamu Menonton Tv

Sempat ada yang berujar kalau ia tidak terikat sesuatu apapun. Tapi bagaimana dengan yang lain? Aku percaya rumahnya senantiasa memiliki dia meski dia tidak selalu merasa memiliki sebuah rumah. Begitulah watak rumah. Begitupun wataknya. Cara baca #AdaDiInstagram : dari lokasi gambar ke bawah. View this post on Instagram A post shared by Maria Linda Raharja (@lindaraharja) on Feb 1, 2019 at 1:01am PST < Cek potongan #AdaDiInstagram lainnya di sini