Langsung ke konten utama

Ajal

Tanpa perundingan apa-apa
kamu ungkap sebuah kebutuhan
yang mengada-ada 
dan sia-sia.

Di ujung kerongkongan,
air mata berubah 
sesuatu yang 
pejal.

Setelahnya, 
rindumu hanya
tinggal menunggu
ajal. 


Komentar