Asin itu mengucur perih;
lamat dan perlahan,
pada muara pergantian.
Harapan seperti juga sayang
habis digunduli
sama sekali.
Kita telah lewat pada tahap tertentu
sembari mengaku-aku;
"Maaf, ini bukan aku,"
Sentimental dan miris!
Batok kepala ini berseru mengenai
sesuatu yang kalis
Tapi ah,
cermin sudah retak, hai aku;
rekah dan mengucur darah merah
lalu satu-satunya yang tertinggal rindu yang bernanah.
25 Agustus 2013
lamat dan perlahan,
pada muara pergantian.
Harapan seperti juga sayang
habis digunduli
sama sekali.
Kita telah lewat pada tahap tertentu
sembari mengaku-aku;
"Maaf, ini bukan aku,"
Sentimental dan miris!
Batok kepala ini berseru mengenai
sesuatu yang kalis
Tapi ah,
cermin sudah retak, hai aku;
rekah dan mengucur darah merah
lalu satu-satunya yang tertinggal rindu yang bernanah.
25 Agustus 2013
Komentar
Posting Komentar