Untuk sekali saja,
Sabda menjelma seorang pria;
segala kusut dalam kepala,
segala hitam tanpa jelaga
segala tidur yang berduka.
Di malam-malam tanpa cahaya,
Ia mencari jalan pulang lewat sederet kata.
Sabda menenun cerita di bawah jendela;
jemarinya mengembara,
begitu pula dengan kepalanya.
Sabda menjelma seorang pria;
segala kusut dalam kepala,
segala hitam tanpa jelaga
segala tidur yang berduka.
Di malam-malam tanpa cahaya,
Ia mencari jalan pulang lewat sederet kata.
Sabda menenun cerita di bawah jendela;
jemarinya mengembara,
begitu pula dengan kepalanya.
Komentar
Posting Komentar