Di pertengahan perumpamaan,
siapa yang menjelma apa,
apa yang akan mengadu kenapa?
"Tuanku, aku kering dan kerontang;
tanganku belang dan mataku nyalang."
Tuanku menjawab dengan sepotong gelisah
disematkan pada dadanya; sesak,
"Hambaku, aku berlimpah dan patah;
rinduku mentah dan aku telah serupa tanah."
________________________
Kolaborasi: Sekumpulan Tanya
Kunjungi juga blog written words, twisted thoughts. dan @xditania / @ditaniam di kanal Instagram untuk tulisan-tulisan Kolaborasi Sekumpulan Tanya oleh Ditania Melivia.

Komentar
Posting Komentar