Menyebrangi Yamuna,
Matsyagandi menjemput sedikit duka dan bahagia.
Katanya,
"Siang itu kuserahkan seluruh aku,
Parasara:
nasib kutuk
dan semua kemelut.
Dan dalam balutan kabutmu,
akhirnya sirna segala rasa takut."
Sampai di sebrang Yamuna,
Matsyagandi menghantar banyak bahagianya yang masih muda.
Ia tidak berkata apa-apa,
sunyi sudah terlelap dalam dadanya.
____
*) Jakarta, 19 Juli 2018
Komentar
Posting Komentar